Selamat datang di website DINAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN KOTA BALIKPAPAN

Uji Coba Jaringan Gas Ditarget Oktober

Saturday - 05 September 2020 - Dibaca: 158 kali

Pekerjaan di Muara Rapak Proses, Gunung Samarinda Rampung

Balpos.com, BALIKPAPAN - Tahun ini Kota Balikpapan mendapat bantuan proyek jaringan gas (jargas) di dua lokasi, yakni Kelurahan Gunung Samarinda dan Muara Rapak. Pengerjaan pemasangan antara lain di Jalan DI Pandjaitan, Balikpapan Tengah. Di lokasi tersebut terlihat bekas galian masih belum benar-benar ditata dengan rapi.

Pada tahun ini, Balikpapan mendapat bantuan sebanyak 6.933 sambungan jargas dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pekerjaan masih belum rampung, sehingga saat hujan kerap menyebabkan becek atau genangan.

Menurut Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Balikpapan Panti Suhartono mengatakan, pengerjaan memang belum selesai. Sehingga belum dilakukan penataan terhadap sisa galian jargas.

“Secara konstruksi memang sudah berjalan, tapi belum dianggap selesai karena belum pengetesan,” katanya.

Menurutnya kontraktor belum merapikan karena menunggu proses uji coba atau pengetesan. Meski sudah ada sebagian bekas galian yang dirapikan, terutama yang sekiranya aman.

Dia menjelaskan, nanti setelah pengetesan hingga dapat dipastikan seluruh sambungan jargas berfungsi, maka proyek bisa dinyatakan rampung. “Ketika sudah pengetesan dan dipastikan nyala semua, baru dirapikan. Kalau dirapikan sekarang nanti ada yang rusak, bongkar lagi kerja dua kali,” jelasnya.

Panti menyebut, target pengetesan dilakukan Oktober. Rencananya sekaligus di dua lokasi pengerjaan. Saat ini, secara konstruksi pembangunan jargas di Gunung Samarinda sudah selesai. “Ini baru mulai pengerjaan di Muara Rapak. Kita tunggu semua rampung baru dilakukan pengetesan sekaligus,” bebernya.

Dia meminta agar masyarakat memaklumi dampak sementara dari pembangunan jargas. Dia menyadari pasti ada dampak seperti jalan yang kotor dan berdebu. “Jadi memang tidak langsung dirapikan karena takut kalau ada yang terkendala tidak bisa nyala, nanti bongkarnya susah lagi,” imbuhnya.

Selengkapnya